Jelaslah saya mencoba belajar untuk di tempat baru saya bekerja. Saya mencoba membuat aura saya nyatu dengan aura kantor. Belajar yang dibayar, ya di sini.
Menurut hasil googling saya, kamera polaroid adalah model kamera yang langsung jadi, yang dapat memproses foto sendiri di dalam badan kamera setelah dilakukan pemotretan. Kamera Polaroid ini menggunakan film khusus yang dinamakan film Polaroid. Film Polaroid yang dapat menghasilkan gambar berwarna disebut dengan film polacolor. Nah kalo mau bicara tentang sejarah, kamera ini dirancang oleh Dr. Edwin Land dari perusahaan Polaroid tahun 1947. Fyi, Polaroid itu sebenarnya hanya seperti merek dagang. Sama aja ketika kemarin saya KKN mendengar beberapa warga menyebut kamera itu Kodak, atau pompa air itu dengan Sanyo..hehe.. nah, kenapa saya bahas? Karena saya sangat suka hasil foto dengan kamera Polaroid. Apa saya punya kameranya? Tentu tidak!!!! Hahaha..saya suka melihat album-album foto teman-teman yang mereka ambil dengan kamera Polaroid. Kesannya sangat dalam, indah, vintage, tapi bercerita. Ntahlah, itu penangkapan saya. Nah, lalu saya dikenalkan oleh teman kampus saya dengan program P...
Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti kuliah perkembangan (baca: ngulang). Dosen saya ngasih beberapa materi tentang kepribadian seorang remaja. Karena hari itu panas, uhm, alasan aja sih sebenernya, saya gak gitu merhatiin apa yang diomongin sama dosen. Tapi yang saya inget adalah (masih untung ada yang nyantol) tentang beberapa kepribadian yang sangat mungkin terjadi dalam satu tubuh, dengan kata lain kepribadian ganda (boleh ganda campuran, atau gak pake telor, jayus:mode on). Nah, si ibu dosen itu menyinggung suatu buku yang saya kebetulan pernah baca judulnya, inget! Judulnya doank, belum bukunya, yaitu Anne Frank. Uhm..kayaknya ni buku ada deh di rumah, tpi di sebelah mana yak? Nah (lagi), mala mini (waktu saya nulis postingan baru ini), saya inget sama rasa penasaran saya tentang keberadaan buku itu. Alhasil dengan niat yang cukup pas-pasan, saya nemuin buku itu di rak buku punya mbak Dew. Judulnya benerannya adalah Catatan Harian Anne Frank. Sampul bukunya warna pink, dengan...
Saya baru aja menyelesaikan membaca sebuah buku. Judulnya saya agak lupa persisnya.Tapi inti judul buku itu adalah keliling Thailand, Malaysia,dan Singapura selama 10 hari dengan biaya 2 juta rupiah. Yang beli adalah AUf, bukan saya. Tapi setelah dia selesai baca, lalu saya pinjam, hehe.. Lanjut, buku itu isinya adalah kisah seorang mbak-mbak dan beberapa temannya yang berangkat dari Jakartamenuju ke Tahilan, lalu ke Malaysia, Singapura, lalu pulang ke Indonesia.Buku itu diterbitkan tahun 2009. Dan yang membuat saya tertarik itu adalah, buku itu tidak menceritakan backpaker, tapi dia sebagai turis yang memang terus gak serampangan atau asal-asalan dalam memilih tempat menginap, tujuan wisata, kendaraan yang dipakai dan sebagainya. Buku itu bener-bener bikin saya terpacu untuk bisa ke tempat-tempat tadi. Bukan saya tidak mencintai Indonesia, tetapi buku itu yang mengatakan bahwa jika kita sudah keliling ke negara-negara selain Indonesia, maka kita akan benar-benar percaya bahwa Indonesi...
Comments