Jelaslah saya mencoba belajar untuk di tempat baru saya bekerja. Saya mencoba membuat aura saya nyatu dengan aura kantor. Belajar yang dibayar, ya di sini.
Most people are pretty obvious with their actions. I rarely get my hopes up, not because I am a pessimist but because I am a realist. Action prove why words mean nothing, from relationships to work, from work to parties. Intentions that aren’t acted upon are just ideas, and ideas without action are just thoughts. So if that woman you want to be is messing around, it is because you aren’t her priority. If that guy doesn’t call you for two weeks, he doesn’t like you as much as you like him. If that important meeting keeps on getting reschedules, it means it is not that important to the other party. If the government fail the people they are supposed to be representing time and time again, it means that they aren’t really representing you, or they just aren’t bothered. The people who always text and call to ask how you are, these are the people who care. The people who email you back straight away and the people who do things to help. These are the people you should i...
Kesusahan menikmati pentingnya hidup dan berjuang untuk hidup. Perasaan tidak mampu dan bosan dengan gangguan yang monoton sekali. Sekali lagi bosan. Jenuh. Ingin rasanya menjumpai situasi baru di mana belum ada satu halpun yang sama dengan apa yang sudah terjadi 22 tahun ini. Tidak ada lagi ini itu. Katakanlah egoisme sesaat dengan pertimbangan bahwa semua akan menjadi kembali seperti semula ketika sudah selesai bersenang-senang dengan sesuatu yang baru. Sekali lagi bosan. Jenuh. Bayangan ini itu. Semua serupa. Semua seolah-olah menjadi hantu. Hantu bayang-bayang. Walaupun tidak yakin apakah itu ada atau tidak. Timbuktu. Di mana Timbuktu? Ijinkan peta atau atlas menunjukkan. Dan ketika telunjuk ini menyentuhnya maka dengan sendirinya akan mengorganisir seluruh tubuh, jiwa dan perasaan ini menuju kesana. Ijinkan saja. Semisal dapat. Haus. Saya haus dengan harmoni. Haus yang menyegarkan. Jika ada, ijinkan saya haus. Lapar. Saya lapar akan ketenangan. Lapar yang menenangkan. Jika ada, i...
Have you ever really wanted to ask a question, but you didn't because you knew in your heart that you wouldn't be able to handle the answer? Have you? Kalimat tadi muncul di pikiran saya malam ini. Sekarang (current time), saya sedang di Semarang. Tadi saya sudah hampir tidur di bawah selimut nyaman lalu tiba tiba kalimat tadi lewat begitu saja. Kemudian saya tuliskan di instagram. Ntah kenapa saya ingin posting aja. Beberapa teman menanggapi bahwa 'ya, mereka pernah merasakan dan melakukan itu'. Sangat ingin menanyakan sesuatu kepada seseorang, tapi gak jadi tanya hanya karena merasa gak sanggup dengar jawabannya. Mungkin kalau di breakdown, jalan ceritanya bisa bermacam. Bisa jadi masalah pekerjaan, saat seseorang ingin bertanya ke atasannya tapi takut dan gak siap dengan jawabannya. Bisa jadi juga masalah asmara dan kekasmarannan. Saat (mungkin) kita merasa ingin mengungkapkan perasaan kita, tapi (mungkin) sudah tahu nanti jalan ceritanya bakal seperti apa. ...
Comments